25 April 2010

Anemia (kurang sel darah merah)

Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan sel-sel darah merah seta hemoglobin (Hb) sehingga sirkulasi zat dalam tubuh tidak berjalan secara normal. Keadaan ini akan berpengaruh pada semua organ tubuh, bertumpuknya CO2 dalam sel yang dapat meracuni sel atau setidaknya menurunkan efisiensi dan proses lainnya dalam tubuh. Anemia terjadi karena infeksi yang sering kambuh, sedang menderita penyakit, kekurangan vitamin E ( penting untuk kesehatan sel darah), insektisida yang merusak sumsum tulang belakang, kehilangan darah yang berlebihan, dan factor yang sangat penting adalah kurangnya zat-zat gisi diantaranya Fe, Vitamin E, asam Folat yang masuk ke dalam tubuh. Anemia defisiensi Fe adalah yang paling sering terjadi. Anemia ganas dapat terjadi pada keadaan kekurangan vitamin B12 (baca anemia pernikosa). Anemia sel sabit adalah jenis lain dari anemia, ditandai dengan bentuk sel darah merah menjadi bengkok seperti bulan sabi dank eras sehingga menyumbat system peredaran darah, akibatnya tubuh akan mengalami kekurangan oksigen. Hasi penelitian menunjukan bahwa penderita anemia jenis ini sangan membutuhkan tambahan asam float minimal 5 gr per hari

Gejala :
Gejala awal yang sangat mudah dikenali dari kejadian anemia ini adalah rasa pening disaat otak kekurangan oksigen, lesu, mudah lelah, pucat, kuku-kuku rapuh, kehilangan nafsu makan dan sakit di bagian perut.

Saran :
Zat-zat gisi tersebut adalah zat besi (Fe), protein, tembaga, asam folat, vitamin B6, B12, dan vitamin C adalah penting untuk pembentukan sel darah merah.
Perbanyak konsumsi sayuran berwarna hijau sebagai sumber zat besi
ni la pnyakit yg aku alami skrng ni..
huhuh..
aku ingt, aku ni sht walafiat..
rpa2nya, allah menarik sedikit nikmatnya dariku..
redha..
krn ku miliknya.. 

1 comment:

farah said...

sabar ea eis..
mgkn ni dugaan dr Nya..